Category

September 13, 2012

I B U

Kami yang selalu merepotkanmu...
Kami yang selalu menyita perhatianmu...
Kami yang telah menghabiskan air susumu...
Kami yang selalu menyusahkanmu...
Hingga muncul tangisanmu....


Ibu...
Engkau menangis karena kami...
Engkau sedih karena kami...
Engkau menderita karena Kami...
Engkau kurus karena kami...
Engkau korbankan segalanya untuk Kami...

Dahulu kami mengira, Ibu hanya perempuan yang tak punya pendirian...
Mengabdi pada suami bagaikan kuli...
Ibu bekerja keras di tengah hujan dan terik matahari...
Acuhkan sakit, seorang diri serta tiada memendam kepada siapapun...
Demi anak-anak ibu...

Setelah ayah pergi...
Ibu menangis sepanjang hari...
Pertanyakan kanak-kanak yg marah...
Ketika Ibu menyahut parau
"Ibu mencintai ayahmu nak" ...
Kami segera berlari dan membanting pintu...

Rasa cinta yang begitu besar pada seseorang...
Kuwarisi dari Ibu, tapi kepasrahannya tidak...
Maafkan anakmu,
Bila perjuangan kami telah membuat ibu terpaksa menempuh hidup yang sunyi...

Ibu...
Puisi ini sengaja kutulis dalam kegelapan musim dan waktu...
Hanya puisi murung tak berarti...
Namun, dengan hati yang tulus serta penuh kasih...
Pastilah ibu mengetahui kebenarannya...

Ibu...
Jasamu tiada terbalas...
Jasamu tiada terbeli...
Jasamu tiada akhir...
Jasamu tiada tara...

Kami mencintaimu Ibu...

0 comments: